MAKALAH ISU SOSIAL & ETIKA DALAM MANAJEMEN INFORMASI

by - April 29, 2020


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Sistem informasi yang berkemabang saat ini sudah barang tentu sangat memudahkan manusia dalam berinteraksi baik antar manusia maupun instutusi. Ditambah lagi dengan dukungan koneksi baik secara ekstra maupun intra yang semakin memanjakan para pengguna. Sebagai dukungan dalam system informasi pemanfaatan internet sudah mencapai mencapai 150 juta jiwa dengan penetrasi 56% yang tersebar diseluruh wilayah. Jumlah tersebut hanya selisih sedikit dengan jumlah pengguna internet mobile yang berjumlah 142.8 juta jiwa dengan persentase penetrasi sebesar 53%.
Dengan begitu pesatnya pertumuhan model sistem informasi yang memudahkan interaksi para pengguna, tentu disisi lainnya menimbulkan dampak yang luas. Maka selanjutnya yang dibutuhkan pengguna adalah mengelola system informasi yang ada dengan menumbuhkan kesadaran dan kebijaksanaan. Maka penting bagi pengguna untuk memiliki etika terutama karena kesadaran bahwa komputer dapat menggangu hak privasi individu, diantaranya adalah masalah pembajakan. Namun, subjek etika komputer lebih dalam daripada hanya sekedar masalah privasi dan pembajakan. Untuk itu, isu sosial yang menyebabkan etika berubah negatif maka harus di cegah dari individu dan masyarakat sekitar yang bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk diri sendiri maupun orang lain.

B.    Rumusan Masalah
Dari lata belakang penulis merumuskan masalah sebagai berikut?
1.    Apa isu sosial dan etika dalam manajemen sistim informasi?
2.    Apa saja dimensi moral pada sistem informasi?

C.    Tujuan
Adapun tujuan penulisan makalah adalah sebagai berikut
1.    Untuk mengetahui isu sosial dan etika dalam manajemen sistim informasi
2.    Untuk mengetahui dimensi moral pada sistem informasi



BAB II
PEMBAHASAN


A.    Isu sosial dan etika dalam manajemen sistim informasi
a.    Isu sosial dalam sistem informasi
Isu sosial dalam system informasi semakin mengemuka seiring perjalanan waktu dalam pertumbuhan system informasi dewasa ini. Kemudahan dan kecanggihan informasi tentunya semakin memunculkan persoalan sosial ditengah masyarakat sebagai pengguna informasi dan istilah yang kemudian muncul dikenal dengan cybercrime.
Indonesia sendiri relatif belum aman terhadap ancaman cybercrime. Berdasarkan studi dari Symantec, Indonesia berada pada tingkat 10 tentang aktivitas ancaman di internet, dan berkontribusi 3% kepada kegiatan jahat (malicious) di Asia Pasifik plus Jepang. Sementara itu, kasus cybercrime di Indonesia meningkat dari 520 kasus tahun 2011 ke 600 kasus tahun 2012.  Selain itu, teroris juga telah menggunakan kecanggihan teknologi untuk melaksanakan berbagai pengeboman di seluruh Indonesia seperti di Bali dan Jakarta (Ritz Carlton dan Kedubes Australia). Untuk menanggulangi masalah cybercrime, Indonesia sudah mempunyai UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dan aparat Indonesia juga sudah menggunakan kecanggihan teknologi untuk menjaga keamanan bangsa dan negara, seperti menggunakannya untuk mengakses keberadaan teroris Dulmatin di warung internet sebelum menangkapnya.

Pemanfaatan system informasi secara tidak sehat
Saat ini beragam masalah sosial terus berevolusi jenisnya dari masa ke masa, seiring dengan hadirnya media system informasi, tidak hanya pornografi dan hoax yang jadi masalah, namun dari masalah pelecehan, kekerasan mental, toleransi hingga cyberbullying kini juga banyak ditemui.
Kesemuanya itu bermuara pada pemanfaatan terhadap system informasi secara tidak sehat. Di Indonesia pemanfaatan internet yang tidak sehat masih menjadi persoalan. Di luar pornografi, internet tidak sehat ini juga jamak dimanfaatkan untuk menyebar luaskan konten-konten negatif yang cenderung memecah belah bangsa.
Selanjutnya Isu-isu sosial yang berhubungan dengan pertanggung jawaban menaruh perhatian pada harapan-harapan bahwa masyarakat seharusnya diberi kemungkinan untuk mengembangkan pelayanan jasa system informasi. Teknologi juga dapat membawa perubahan yang cukup besar yang menciptakan isu-isu sosial yang harus diselesaikan masyarakat. Meningkatkan kemampuan jaringan teknologi informasi internet, yang memiliki kapasitas penyimpanan dan dapat memperluas jangkauan seperti individu dan organisasi dalam bertindak. Sistem informasi secara online menimbulkan tantangan-tantangan baru yang menciptakan dilema etika, dimana bisa menciptakan akuntabilitas (pertanggung jawaban) atas konsekuensi sistem informasi, menetapkan standar untuk kualitas sistem pengaman yang melindungi keamanan individu dan masyarakat serta melindungi nilai sosial dan etika yang sangat penting bagi kualitas hidup dalam masyarakat informasi.

b.    Etika dalam sistim informasi
Etika adalah suatu masalah bagi manusia yang memiliki kebebasan untuk memilih. Etika adalah tentang pilihan masing-masing orang. Pilihan etika adalah keputusan yang dibuat oleh setiap orang yang akan bertanggung jawab untuk setiap konsekuensi yang timbul dari tindakannya. Tanggung jawab (responsibility) adalah sebuah elemen penting dari tindakan etika. Akuntabilitas (accountability) adalah ciri-ciri dari sistem dan institusi sosial: ini berarti bahwa ada mekanisme yang menetukan siapa yang melakukan tindakan yang bertanggung jawab, siapa yang bertanggung jawab
Isu etika dalam sistem informasi menjadi sesuatu yang baru dan penting dengan munculnya internet dan E-Commerce. Teknologi internet dan perusahaan digital membuat lebih mudah untuk mengumpulkan, mengintegrasikan dan mendistribusikan informasi, terlepas dari perhatian baru tentang penggunaan informasi pelanggan dengan tepat, perlindungan privacy personal, dan perlindungan kepemilikan intelektual.
Persoalan etika dalam system iformasi
Persoalan etik dalam system informasi adalah semua bentuk akses ilegal terhadap suatu transmisi data. Itu artinya, semua bentuk kegiatan yang tidak sah dalam suatu sistem komputer termasuk dalam suatu tindak kejahatan.
1.    Memalsukan Akun Facebook Seseorang
Sering terjadi pengkloningan akun facebook milik seseorang. Tindakan ini marak terjadi kepada para public figur atau tokoh terkenal yang memiliki banyak pengikut. Dengan banyaknya atensi yang diterima oleh akun kloningan, pemalsu biasanya akan semakin cepat mendapat korban. Si pelaku biasanya meminta bayaran uang dengan cara transfer ke rekening tertentu. Jadi, jangan mudah percaya jika Anda dihubungi seseorang yang mengaku sedang membutuhkan bantuan
2.    Pencurian Data
Pencurian data biasanya dilakukan untuk memenuhi kepentingan komersil karena ada pihak lain yang menginginkan data rahasia pihak lain. Tindakan ini tentu bersifat ilegal masuk ke dalam aktifitas kriminal karena bisa menimbulkan kerugian materil yang berujung pada kebangkrutan suatu lembaga atau perusahaan.
3.    Menyebarkan Konten Illegal
Menyebarkan konten ilegal yang melanggar undang-undang menjadi kasus pelanggaran etik dalam system informasi yang paling banyak diperhatikan. Pasalnya, aktivitas ini biasanya melibatkan tokoh terkenal atau konten yang mampu memancing kontroversi.
c.    Etika dalam sebuah Lingkungan Masyarakat Informasi
Sebagai masyarakat pengguna system informasi, tentunya kita perlu memiliki etika agar kemudian system informasi menjadi sangat bermanfaat. Berikut 10 Etika Komputer menurut Computer Ethics Institute:
1.    Tidak menggunakan komputer untuk membahayakan orang lain
2.    Tidak boleh mengintervensi pekerjaan komputer orang lain
3.    Tidak boleh memata-matai file orang lain
4.    Tidak boleh menggunakan komputer untuk mencuri
5.    Tidak boleh menyebarkan berita bohong
6.    Tidak boleh membajak/mengcopy software berbayar
7.    Tidak boleh mengakses/menggunakan komputer orang lain tanpa ijin yang bersangkutan
8.    Tidak boleh melanggar hak cipta atau hak milik untuk karya dan pemikiran orang lain
9.    Tidak boleh lepas tanggung jawab tentang dampak yang ditimbulkan oleh program
10.    Menggunakan komputer dengan tetap menghargai orang lain

B.    Dimensi moral pada sistem informasi
Terdapat Lima Dimensi Moral di Era Informasi yang muncul dan perlu mendapat perhatian serius bagi masyarkat informasi. Berikut Lima Dimensi Moral di Era Informasi tersebut;
1.    Hak dan kewajiban informasi: Apakah hak informasi yang dimiliki oleh individu dan organisasi yang berkaitan dengan informasi tentang mereka? Apa yang dapat mereka lindungi? Kewajiban apa yang dimiliki oleh individu dan organisasi berkaitan dengan informasi ini?
2.    Hak Kepemilikan: Bagaimana hak kepemilikan intelektual tradisional dilindungi dalam masyarakat digital dimana bertanggung jawab terhadap kepemilikan adalah sulit, dan mengabaikan hak kepemilikan adalah sangat mudah?
3.    Akuntabilitas dan kontrol: Siapa yang dapat dan akan bertanggung jawab pada kejahatan individu dan informasi kolektif dan hak kepemilikan?
4.    Kualitas sistem: Standar data dan kualitas sistem seperti apa yang diinginkan untuk melindungi hak individu dan keamanan masyarakat?
5.    Kualitas kehidupan: Nilai yang harus dipelihara dalam masyarakat yang berbasis informasi dan ilmu. Kebiasaan seperti apa yang tidak boleh dilanggar? Praktek dan nilai budaya apa yang didukung oleh teknologi informasi yang baru?

C.    Hubungan isu sosial dan etika dalam Implementasi Sistem Informasi
Dalam hubungan isu sosial dan etika dalam implementasi sistem informasi hal pertama yang mendapat perrhatian, bahwa teknologi informasi disaring melalui institusi sosial, organisasi, dan individu. Apa pun dampak yang ada dari sistem informasi merupakan hasil dari tindakan- tindakan dan perilaku yang berkembang dari setiap individu, organisasi, maupun institusi. Kedua, tanggung jawab untuk konsekuensi teknologi jelas terletak pada setiap individu, organisasi, dan institusi yang memilih teknologi untuk digunakan. Penggunaan teknologi informasi dengan cara yantg bertanggung jawab secara sosial mengandung arti bahwa setiap individu bertanggung jawab untuk memenuhi akuntabilitas untuk konsekuensi tindakan-tindakan yang diambil. Ketiga, di dalam masyarakat politik dan sosial yang memiliki etika, setiap individu diharapkan mampu untuk memperbaiki dampak yang terjadi melalui seperangkat peraturan yang dikarakteristikan di dalam suatu proses. Pada saat kita dihadapkan pada suatu situasi yang tampaknya.


  

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A.    Keseimpulan
Teknologi informasi menghadirkan perubahan-perubahan yang menciptakan isu-isu etika baru bagi masyarakat untuk dibahas dan dicari jalan keluarnya. Meningkatkan kekuatan komputasi, penyimpanan data, dan kemampuan jaringan trmasuk internet bisa memperluas jangkauan tindakan individu dan organisasi dan memperbesar dampaknya. Kasus dan aninimitas dimana informasi dikomunikasikan, digandakan, dan diatur dalam lingkungan online, mengedepankan tantangantantangan atas aturan-aturan tradisional mengenai perilaku benar salah.

B.    Saran
Perubahan pesat yang disebabkan oleh teknologi informasi menciptakan situasi-situasi baru dimana aturan-aturan dan hukum terkait tidak relevan lagi. Muncul berbagai macam “gray area” dimana standar etika belum ditetapkan dan disosialisasikan. Diperlukan system etika yang baru untuk era informasi sebagai penuntun individu dan organisasi dalam mengambil tindakan.
Sebagai pengguna sistem informasi penting bagi kita untuk menjalankan aturan yang berlaku, pemanfaatan sistem informasi secara bijak dan sehat tentu akan menghasilakn banyak manfaat bagi seluruh pihak termasuk kepada individu pengguna. Maka untuk penting bagi kita agar senantiasa memeperhatikan persoalan sosial dan etika dalam pemanfaatan sistem informasi.










DAFTAR PUSTAKA

http://wahyukurniawan38.blogspot.co.id/2012/01/dampak-etika-dan-sosialpemanfaatan.html diunduh tanggal 6 April 2020
https://datakata.wordpress.com/2014/03/30/sistem-informasi-manajemen-isusosial-dan-etika-dalam-sistem-informasi/ diunduh pada tanggal 6 April 2020
http://combobook.blogspot.co.id/2015/02/bagaimana-mengatasi-isu-sosialdan.html diunduh pada tanggal 6 April 2020
http://elistia.weblog.esaunggul.ac.id/wp-content/uploads/sites/1877/2017/09/4_Isu-Sosial-dan-Etika-dalam-Sistem-Informasi.pdf diunduh tanggal 7 April 2020
http://irsyadfp.blog.upi.edu/2015/10/03/etika-dan-isu-sosial-dalam-sistem-informasi/ diunduh tanggal 7 April 2020
http://xerma.blogspot.com/2014/04/isu-sosial-dan-etika-dalam-sistem.html diunduh tanggal 7 April 2020

You May Also Like

0 komentar